12.7.09

profilku




Masa kecil saya dihabiskan di kota tempat saya lahir yakni Samarinda. Sebuah kota yang menyenangkan, kota yang penuh kenangan. Saya bersekolah di TK Handayani, SD di SDN 082 yang sekarang sudah berganti nama yang aku tidak tahu SD berapa, SMP di SMPN 2, SMA di SMA N 2, dan masuk kuliah pada tahun 2007 di Universitas Mulawarman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Program Studi Pendidikan Fisika. Sekarang akan menginjak tahun ketiga saya duduk di bangku perkuliahan.

Sejak SMP, bahkan SD, saya suka membaca. Novel dan cerita sastra lainnya adalah pilihan favorit saya. Dulu sewaktu SMP, saya ingat sekali aktivitas yang sering saya jalani di sekolah. Menjadi penghuni ruangan paling sepi di sekolah, yaitu perpustakaan. Yang saya lakukan adalah membaca novel. Beruntung sekali saya telah mengenal Marah Rusli, Sutan Takdir Ali Syahbana, Hamka, Chairil Anwar, WS Rendra, Taufik Islail dan sastrawan-sastrawan Indonesia lainnya. Begitu banyak pengalaman yang menark ketika aku mengarungi samudera pemikiran dan karya-karya mereka. Sejak itu saya menyukai karya sastra, jauh sebelum ada adegan di film Ada Apa Dengan Cinta yang menyinggung Chairil Anwar disana. Dan dengan membaca itu, menginspirasi saya untuk menulis. Saya menulis apa saja. Dan yang paling simpel dan mudah adalah merangkai kata lewat puisi. Guruku adalah pujangga-pujangga besar itu.

Idolaku adalah Chairil Anwar. Aku suka gaya bahasanya yang apa adanya. Dan puisinya, tidak banyak namun sangat bermakna. Kata-katanya lugas, dan aku suka karya Chairil Anwar. dulu, aku suka baca karya-karyanya. Bahkan, buku-buku yang membahas karyanya, baik berupa kritikan maupun ulasan sudah habis ku lahap, tapi sekarang sudah lupa. Heran ya ada buku begituan di perpus SMP. Puisi paling kusuka adalah “Aku”, dulu hapal lho. Sekarang masih hapal ngga ya?

Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi


Dam satu bagian dari puisi Chairil Anwar yang kusuka juga, cukup familiar dan terkenal kalau suka nonton AADC

Bukan maksud mau berbagi nasib
Nasib adalah kesunyian masing-masing

Sekarang aku masih suka baca novel, namun pengalaman SMP ku duu adalah hal yang tidak mungkin aku lupakan.

Sewaktu SMA, saya mengenal organisasi. Saya mengikuti pengkaderan oganisasi pelajar ekstra sekolah yakni Pelajar Islam Indonesia (PII). Organisasi yang menempa saya dan mengubah hidup saya sedemikian dahsyatnya. Saya belajar bersosialisasi dan berorganisasi dari PII ini. Hingga sekarang, saya masih bergabung di PII dan beberapa organisasi mahasiswa lainnya.




Saya bingung kalau harus menceritakan tentang diri saya sendiri,….

Lahir pada tanggal 5 Januari 1990, saya diberi nama Nur Annisa Rahmah. Kata ayah, nama itu berarti “Cahaya Wanita Penyayang”.. Sebuah nama yang indah…… Dari seorang ayah yang bernama Asmuin, dan ibu bernama Kartini, saya terlahir sebagai anak pertama. Adik saya empat. Adik yang pertama bernama Rezza Rahmawan sekarang naik kelas XII IPS di SMA N 2, adik kedua Riski Masita Rahmah yang baru masuk SMP di tempat ayah mengajar, SMP N 34, adik ketiga Elsa Monica Saraswati yang kini naik kelas II SD N 034 dan yang terakhir, baru tiga tahun bernama Andre Kurniawan.
Reaksi:

3 comments:

  1. lahir tahun berapa mba nisa?
    klu mel oktober 1990 ^_^

    ReplyDelete
  2. 1990 :hihi: ternyata ada yang lebih muda,..... nisa 5 jan 90 ;)

    ReplyDelete