Showing posts with label masakan. Show all posts
Showing posts with label masakan. Show all posts

17.7.13

Puding Cokelat Oreo Saus Vanila

Assalamualaikum, saya mau share puding kreasi saya sendiri yang ternyata enak banget. Puasa begini, enaknya sih berbuka dengan yang manis ya. Tapi, kalau yang manis belum dapat, pakai yang manis lainnya aja deh (ini maksudnya apa ya) hihihi. Berbekal coba-coba resep baru, akhirnya jadi deh puding enak, manis, dan seger buat buka puasa. 

Nah, kalau di rumah nggak sedia alat ukur (timbangan, gelas ukur, dan sejenisnya) saya kasih resep yang bisa diukur pakai alat ukur sehari-hari. Hehehe, walau begitu rasanya tetap enak kok, pas di lidah, enak di perut, karena memasaknya pakai cinta #eaaaahh.




Bahan-Bahan :

1 bungkus agar-agar cokelat
120 gram (atau 2/3 gelas) gula pasir
4 gelas belimbing air
100 gram cokelat blok
6 buah Oreo (yang creamnya putih)

Bahan Vla :

1 bungkus My Vla rasa vanila (ehmmm, berhubung pengen praktis ya pakai ini aja xixix)
1 gelas air panas

Cara Membuat :

Campur agar-agar, gula pasir, air, dan cokelat blok. Rebus hingga mendidih, jangan lupa diaduk-aduk. Dinginkan, baru deh dimasukkan cetakan.
Hancurkan Oreo, tapi jangan terlalu hancur ya. Masukkan ke dalam cetakan agar-agar.
Kalau sudah agak dingin, masukkan ke dalam kulkas.


Cara Membuat Vla :

Ikuti instruksi di belakang bungkus ^_^

Selamat mencoba dan menikmati. Happy Blogging. Happy Cooking. Happy Fasting teman-teman \(^_^)/

19.2.12

Macaroni Panggang

Akhir-akhir ini saya lagi demam masak. Pengennya masak apa saja yang bisa dimasak dan yang ngga biasa dijumpai di rumah. Hehe. Walhasil, setelah browsing resep kesana kemari, dan memodifikasinya sendiri, akhirnya jadi deh macaroni panggang. Maaf ya ngga pakai pict, walau kata orang no pict = hoax, tapi daripada pictnya copy paste buatan orang, mending ngga deh.. Heheh... Tapi resepnya valid lhoo, dari dapur Chef Nisa asli... Boleh dicoba, hehehe..


Bahan-bahan :

200 gr macaroni, boleh pakai yang mana saja.
200 gr wortel, dipotong dadu (biar ngga bingung dengan takaran, secukupnya aja, 2 buah wortel ukuran sedang cukup kok)
1/2 bawang bombay, dicincang halus.
120 gram daging cincang (pakai kornet biar praktis)
3 buah telur ayam, dikocok lepas.
Garam secukupnya.
Penyedap rasa secukupnya.
1 buah kaldu blok.
1 gelas air.
Saus tomat secukupnya.
Minyak goreng secukupnya.

Cara membuat :

1. Rebus macaroni dengan air secukupnya, selama sepuluh menit. Supaya ngga lengket, boleh ditambahkan minyak goreng satu sendok makan.
2. Air dicampur dengan kaldu blok, direbus hingga mendidih (dibuat kaldu).
3. Tumis bawang bombay hingga harum, masukkan wortel yang sudah dipotong dadu, cornet, penyedap rasa, garam, hingga wortel menjadi layu dan empuk.
4. Masukkan macaroni ke dalam tumisan, masukkan air kaldu, dan telur. Dicampur hingga rata.
5. Siapkan panggangan, masukkan adonan dan di panggang selama kurang lebih dua puluh menit.
6. Keluarkan macaroni paggang, diamkan hingga agak dingin. Sajikan bersama saus tomat.

Nah, jadi deh macaroni panggangnya. Jangan heran ya kalau adonan saat dikeluarkan atau saat masih panas, macaroninya basah. Saya sempat berpikir adonannya ngga jadi lho, makanya ngga di foto, hehe. Karena ternyata, kalau adonannya agak kering, baru dia menyatu dan menegras sendiri. Kalau macaroninya sudah menyatu, baru siap untuk dipotong-potong dan disajikan.

Brownies Kukus Cokelat


Eh, kata siapa membuat kue itu rumit? Hehe, gaya nih yang baru belajar buat kue dan berhasil :) Tapi memang membuat kue ternyata simpel, dan dijamin semua orang bisa buat kok. Apalagi sudah ada bahan-bahan instan sehingga kita ngga perlu menakar atau mencari bahan-bahan yang membuat ribet dan rumit. Hemmm, anyway, ini dia resepnya...

Bahan-bahan :
1 kotak Pondan Brownies Kukus rasa cokelat
100 gram dark chocolate (cokelat batangan warna cokelat)
6 butir telur
150 gram margarin

Hiasan atasnya :
1 kotak eskrim yang beda rasanya (beda warna)
1 kotak keju
250 gram white chocolate (cokelat batangan warna putih)

Cara membuatnya :
1. Lelehkan margarin dan cokelat batangan, dengan cara di tim. Kemudian dinginkan.
2. Panaskan kukusan sementara membuat adonan.
3. Kocok telur hingga mengembang selama kurang lebih tiga menit. Masukkan secara perlahan tepung pondan siap saji ke dalam adonan hingga mengental selama kurang lebih lima menit. Masukkan margarin dan cokelat yang sudah didinginkan, kocok hingga tercampur rata.
4. Siapkan loyang yang sudah diolesi margarine, tuangkan adonan ke dalam loyang dan ratakan.
5. Kukus adonan selama kurang lebih dua puluh lima menit. Untuk mengetahui adonan sudah masak, tusuk kue dengan lidi. Jika kue sudah tidak lengket pada lidi, maka kue sudah jadi. Angkat dan dinginkan.

Cara menghias kue :
1. Lelehkan cokelat batangan yang berwarna putih, kemudian ratakan pada bagian atas kue.
2. Parut keju pada bagian tertentu sesuai selera.
3. Tunggu beberapa saat hingga cokelat putihnya mengeras.
4. Letakkan eskrim yang berlainan warna pada sisi lainnya.
5. Kue siap dihidangkan. :)

27.7.09

Antara Belajar Masak dan Kehalalan Makanan


Banyak yang mengatakan bahwa perempuan itu musti bisa masak. Tidak harus sih, tapi memang suatu keniscayaan tersendiri bahwa perempuan itu memang dituntut bisa memasak. Mengapa memasak? Padahal banyak pekerjaan rumah lainnya yang harus dikuasai perempuan, tetapi untuk sebagian orang, memasak menjadi suatu prioritas. Soalnya memasak itu hubungannya dengan perut dan lidah. Perut yang merupakan representasi dari kebutuhan primer dan lidah yang berhubungan dengan selera. Kalau keduanya bisa terpenuhi tanpa terlambat, maka akan menumbuhkan semangat dan good feeling setiap hari :)

Saya juga sebenarnya bukan orang yang ahli memasak, tapi masih mencoba untuk menjadi chef pemula. Memasak itu asyik dan mengasyikkan kok. Apalagi kalau berhasil mempraktekkan resep orang atau bahkan mampu menciptakan resep masakan sendiri. Nikmatnya berlipat lho, meskipun terkadang mungkin hasil akhirnya kurang memuaskan.

Mengapa perempuan harus punya keahlian memasak? Karena dengan memasak kita dapat memenuhi kebutuhan pokok diri sendiri maupun keluarga, yakni makan. Selain itu dengan memasak kita juga bisa mengaplikasikan ayat berikut dalam kehidupan kita sehari-hari.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [Q.S. At Tahrim:6]

Lho kok bisa? Ya bisa. Dan itu merupakan tugas kita semua kan? Nah dengan pintar memasak, kita bisa mengontrol makanan-makanan yang kita suapkan ke dalam tubuh kita. Tentang kehalalannya, tentang kebaikannya, dan terhindar dari syubhat. Kalau kita tahu ilmunya, baik itu ilmu memasak, ilmu mengenai makanan yang halal dan thoyyib, maka kita Insya Allah telah melindungi diri sendiri dan keluarga dari makanan yang tidak halal untuk dikonsumsi. Ini ada kutipan hadits mengenai makanan yang tidak halal yang dimasukkan ke dalam tubuh kita.

“Setiap daging yang tumbuh dari makanan haram, maka api neraka lebih utama baginya.” [H.R. Tirmidzi dari Ka’ab bin Ajazah r.a.]

Nah, dengan kita paham ilmunya (tidak hanya ditinjau dari ilmu syar’i tentunya, juga harus ilmu masaknya ya) maka kita sudah berusaha melindungi diri dan keluarga dari dahsyatnya api neraka.

Saya pernah menerangkan suatu hal pada teman, mengenai kehalalan makanan. Pandangan teman saya itu, makanan halal ya sebatas tidak mengandung babi. Dan ketika kami melewati salah satu restauran china, yang di bannernya menempelkan label halal, atau bahkan restauran Manado juga (dalam upaya wara’ nih) saya jelaskan saja, bahwa halal tidak hanya sebatas ada atau tidaknya kandungan babi dalam menu masakannya. Tapi, bagaimana proses membuatnya, apakah di restauran itu punya menu sajian haramnya juga atau tidak, kan panci dan peralatan masak lainnya mungkin saja bercampur. Kemudian, apakah daging lainnya di sembelih mereka sendiri atau oleh pemotongan hewan? Kan yang mulanya berlabel halal jadi syubhat deh, atau malah haram.

Ada juga nih tentang kue. Kalau kita bisa buat sendiri, dan berhati-hati dengan jenis bahan olahan kue, pastinya kita akan meneliti dulu sebelum membuatnya, minimal menyelidiki kehalalan bahan-bahan tersebut dengan melihat kode halal dari MUI yang ada pada kemasannya. Atau kalau mau lebih protect lagi, boleh juga mengecek kehalalannya dari daftar makanan dan minuman yang telah di sertifikasi MUI, bisa dicari lewat internet kok ;) Ya ini adalah upaya kita tentunya untuk melindungi dari api neraka bukan? :)

Pernah icip-icip puding di rumah makan, (ya karena dasarnya saya suka puding) tapi baru ngeh kalau rasanya agak beda. Dan juga ada kue yang di jual tapi pembuatnya ngga terlalu mempersoalkan kehalalannya. Waduh gawat kan kalau kita tidak perhatikan itu. Ya dari situlah kemudian saya giat untuk belajar masak, supaya bisa menjamin kehalalan dari makanan yang saya buat, minimal sebisa yang saya perbuat :)

“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.” [Q.S. An Nahl:114]

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah[394], daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya[395], dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah[396], (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini[397] orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa[398] karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Q.S. Al Maidah:3]


---------------------------------------------------

394]. Ialah: darah yang keluar dari tubuh, sebagaimana tersebut dalam surat Al An-aam ayat 145

[395]. Maksudnya ialah: binatang yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk dan yang diterkam binatang buas adalah halal kalau sempat disembelih sebelum mati.

[396]. Al Azlaam artinya: anak panah yang belum pakai bulu. Orang Arab Jahiliyah menggunakan anak panah yang belum pakai bulu untuk menentukan apakah mereka akan melakukan suatu perbuatan atau tidak. Caranya ialah: mereka ambil tiga buah anak panah yang belum pakai bulu. Setelah ditulis masing-masing yaitu dengan: lakukanlah, jangan lakukan, sedang yang ketiga tidak ditulis apa-apa, diletakkan dalam sebuah tempat dan disimpan dalam Ka'bah. Bila mereka hendak melakukan sesuatu maka mereka meminta supaya juru kunci Ka'bah mengambil sebuah anak panah itu. Terserahlah nanti apakah mereka akan melakukan atau tidak melakukan sesuatu, sesuai dengan tulisan anak panah yang diambil itu. Kalau yang terambil anak panah yang tidak ada tulisannya, maka undian diulang sekali lagi.

[397]. Yang dimaksud dengan hari ialah: masa, yaitu: masa haji wada', haji terakhir yang dilakukan oleh Nabi Muhammad s.a.w.

[398]. Maksudnya: dibolehkan memakan makanan yang diharamkan oleh ayat ini jika terpaksa.



Puding Capuccino Yummy




Asssalamualaikum,.... chef nissa beraksi lagi,....
kali ini buat puding cappuccino.... aseli kreasi sendiri,..
ceritanya waktu itu lagi ngga ada kerjaan di rumah,.. ternyata di rumah ada agar-agar satu bungkus and serenteng coffemix,.. jadi dah inspirasi berjalan untuk buat nih puding,...
enak lho,... cocok buat yang suka bergadang malam :)
nih ekspresi ade waktu nyicipin,... matapsss,.... :D



1 bks agar-agar plain (mereknya swallow)
80 gr/2 sachet susu kental manis putih (mereknya frisian flag)
3 sachet coffemix (mereknya indocafe)
10 sdm gula pasir (mereknya sembarang) :D
½ sdm perasa makanan rasa mocca
¼ sdt garam
1 butir kuning telur
4 gelas air
Bahan-bahan:



Saus:

1 sachet susu kental manis putih (mereknya frisian flag)
1 ½ sdm tepung maizena
1 butir kuning telur
1 gelas air
¼ sdt garam
3 sdm gula pasir

Cara membuat:

Agar-agar:

Campurkan semua bahan dalam panci. Di aduk-aduk hingga semuanya tercampur rata. Setelah rata, nyalakan api dan didihkan adonan di atas api sedang sambil di aduk-aduk. Jika sudah mendidih, angkat lalu dinginkan. Setelah itu, masukkan ke dalam cetakan dan biarkan hingga mengeras.

Saus:

Campurkan susu, tepung maizena, gula, air dan garam dalam panci. Di aduk-aduk pada api yang sedang. Ambil satu sendok sayur adonan saus, ratakan dengan kuning telur, dan masukkan ke dalam adonan saus. Jika sudah mendidihm angkat lalu dinginkan. Sajikan di atas agar-agar.



20.7.09

Puding coklat yummy


Assalamualaikum,… jumpa lagi sama chef pemula,… ;)

Kali ini masakan yang saya buat yaitu puding coklat yummy…. Sebenarnya sih ini resep standar puding coklat yang bisa di search di google.. tapi di modifikasi dari beberapa resep,.. jadi deh puding cokelat yang yummy ini,….

Bahan-bahan:
1 bungkus agar-agar swallow cokelat
½ bungkus cocoa powder yang 45 gram
1 kaleng susu kental manis cokelat
4 sdm gula pasir

1 butir kuning telur
3 ½ gelas air
¼ sdt garam

Cara membuat :
Campurkan semua bahan dalam panci. Di aduk-aduk hingga semuanya tercampur rata. Setelah rata, nyalakan api dan didihkan adonan di atas api sedang sambil di aduk-aduk. Jika sudah mendidih, angkat lalu dinginkan. Setelah itu, masukkan ke dalam cetakan dan biarkan hingga mengeras.


15.7.09

Udang Goreng Crispy

Assalamualaikum,…

Menu hari ini adalah Udang Goreng Crispy. Menu dasarnya didapat dari Umi, waktu tadi sore masak bareng di rumah beliau, dan sedikit dimodifikasi. Berhubng mangsaknya bukan di dapur sendiri, jadi ga pede untuk foto-foto,….


Bahan-bahan:

500 gram udang, kupas
1 buah jeruk ipis
1 buah serai

1 ruas jahe
1 ruas lengkuas
1 sdm garam
1 sdt gula
8 gram penyedap rasa ayam
250 gram tepung

Cara Membuat:

Cuci udang ayam dengan air. Pada pencucian terakhir, gunakan perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis. Bilas sekali lagi.

Memarkan serai, lengkuas dan jahe.

Panaskan air sebanyak satu gelas. Rebus sampai mendidih udang beserta bumbu yang dimemarkan. Tambahkan garam dan gula. Tiriskan.

Campurkan tepung dan penyedap rasa beserta air sedikit. Lumuri udang dengan tepung.

Panaskan minyak di atas kompor, goreng udang diatas api sedang. Angkat hingga kuning kecokelatan. Sajikan.




12.7.09

Tumis Kacang Panjang vs Usus Ayam







Bahan-bahan:

500 gram usus ayam (yang sudah dibersihkan)
1 buah jeruk ipis
1 ikat kacang panjang
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabe hijau
1 sdm garam
1 sdt gula
8 gram penyedap rasa ayam
3 sdm saus tiram

Cara Membuat:

Cuci usus ayam dengan air sebanyak tiga kali. Pada pencucian terakhir, gunakan perasan jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis. Bilas sekali lagi.

Kemudian potong-potong usus ayam sepanjang 3 cm. Potong juga kacang panjang sepanjang 3 cm dan cuci juga kacang panjang hingga bersih.

Iris halus bawang merah, bawang putih, dan cabe.

Panaskan minyak dalam kompor berapi sedang. Kemudian masukkan bawang dan cabe yang telah diiris tipis. Setelah agak layu, masukkan kacang panjang, aduk rata.

Masukkan usus ayam, aduk rata.

Masukkan garam, gula dan penyedap rasa. Tunggu agak lama, masukkan saus tiram, aduk.

Tunggu kira-kira 20 menit atau sampai kacang panjang layu dan mengering, lalu angkat. Sajikan.





Assalamualaikum,…

Akhirnya berhasil juga ngepost masakan. Ini resep masakan yang aku masak hari ini. Simpel, murah, dan yummy. Cocok buat yang baru belajar masak. Dengan budget di bawah 20.000 sudah bisa membuat masakan sendiri yang enak dan lezat. sebenarnya ada poto-potonya,. tapi nih card readernya bermasalah,... ga bisa ngepost poto deh,...