2.6.15

Bungkus atau Isi?


Bungkus atau isi?


Seringkali dalam hidup, kita melakukan beberapa hal terpaku oleh kemasan atau bungkusnya saja, namun mengabaikan esensi atau makna yang terkandung di dalamnya. Bahkan, hidup kita akan sangat melelahkan, bisa juga dikatakan sia-sia dan menjemukan apabila kita hanya menguras pikiran untuk mengurus bungkusnya saja dan mengabaikan isinya. Sekarang, mari kita coba untuk membedakan, mana yang bungkus, dan mana yang isi.

  • Rumah yang indah, hanyalah bungkusnya saja; keluarga bahagia, itulah isinya.
  • Pesta pernikahan, hanya bungkusnya saja; cinta kasih, pengertian, dan tanggung jawab itulah isinya.
  • Ranjang mewah, hanyalah bungkusnya saja; tidur nyenyak itulah isinya.
  • Kekayaan, hanyalah bungkusnya saja; hati yang gembira itulah isinya.
  • Makan enak, hanyalah bungkusnya saja; gizi, energi, dan sehat itulah isinya.
  • Kecantikan dan ketampanan, hanyalah bungkusnya saja; kepribadian dan hati itulah isinya.
  • Bicara, hanyalah bungkusnya saja; apa yang dilakukan pada kenyatannya itulah isinya.
  • Buku, hanyalah bungkusnya saja; Pengetahuan yang terkandung di dalamnya itulah isinya.
  • Jabatan, hanyalah bungkusnya saja; pengabdian dan pelayanan itulah isinya.
  • Kharisma, hanyalah bungkusnya saja; karakter itulah isinya.

Marilah kita belajar untuk lebih mengutamakan isi ketimbang bungkus, meskipun begitu, jangan lupa pula untuk tetap merawat bungkusnya.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment