28.5.13

Everybody's Changing

Saya merasa ada yang berubah. Banyak hal yang hari demi hari berubah tanpa mampu kita kontrol. Simpel saja, ketika kamu terbiasa dengan apa yang kamu alami, maka ketika segala sesuatunya berubah, kamu juga akan merasakan perubahan itu. Ada yang berubah secara perlahan, namun pasti. Entah apa yang terjadi itu kamu sadari atau tidak. Ada pula yang berubah secara mendatak. Cetar! Seperti petir yang tiba-tiba datang dan menghantam kehidupanmu.

Apapun itu, perubahan tetaplah terjadi. Itu adalah sunatullah yang harus kita jalani. Sebagai contoh, saya terbiasa memakai cincin di jari manis tangan kiri. Suatu hari, saya ingin mengubahnya dengan memindahkan cincin ke jari manis di tangan kanan. Simpel kan, bukan suatu perubahan besar yang akan mengubah dunia. Tetapi, beberapa saat kemudian, ada perubahan yang terjadi yang lambat laun dirasakan. Ada bekas yang tertinggal di jari manis saya seperti orang yang gagal tunangan dan cincinnya dikembalikan (heheh). Tanpa sadar, saya juga sering mengggerakkan cincin dengan jempol saya, dan kebiasaan itu baru saya sadari kalau hilang ketika cincin itu sudah tidak lagi disana.

Sesimpel itu. Itu baru perubahan kecil. Apalagi perubahan besar yang terjadi dalam kehidupan kita. Kehilangan sesuatu, kehilangan seseorang, dan kehilangan-kehilangan yang lainnya. Siapalah kita yang pada dasarnya tidak punya apa-apa. Yang terlahir di dunia tidak membawa apapun.

Pada akhirnya, yang bertahan adalah yang siap dengan perubahan.

"Bukan mereka yang terkuat dan terbesar yang akan dapat mempertahankan eksistensinya. Tapi hanya mereka yang mampu beradaptasi terhadap perubahan" - Anonim
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment